5 Makanan yang Wajib Disajikan Saat Imlek

Selamat Hari Raya Imlek 2015…

Yups, Imlek merupakan perayaan akbar yang paling ditunggu oleh masyarakat Tionghoa setiap tahunnya. Gaung kemeriahan Imlek sudah mumlai terasa sejak sepekan sebelum hari perayaan.

Serangkaian ritual dan adat istiadat yang sifatnya turun temurun pun turut mewarnai persiapan perayaan. Termasuk ragam kuliner atau makanan khas yang wajib disajikan ketika hari raya Imlek datang. Makanan-makanan khas itu tidak disajikan tanpa makna. Masing-masing memiliki arti tersendiri.

Nah… kira-kira apa saja sih kuliner wajib yang harus disajikan saat Imlek?

  1. Mie Panjang Umur, salah satu makanan yang wajib ada karena dianggap sebagai simbol umur panjang. Masyarakat Tionghoa meyakini bahwa Mi, terutama Siu Mie atau Shou Mian berarti “mi panjang umur”, harus dihidangkan tanpa putus dari ujung awal hingga ujung akhir. Dengan demikian, diharapkan orang yang menyantapnya akan panjang umur. Namun, Mi tetap boleh dipotong ketika sedang dimakan.
  2. Ayam, Ikan, dan Babi, Pemilihan tiga hewan ini tentunya bukan tanpa alasan. Masyarakat Tionghoa ternyata meyakini bahwa ketiganya harus tersedia dalam sajian makanan saat Imlek, agar masyarakat yang menyantapnya tidak meniru sifat ketiga hewan tersebut. Babi, dilambangkan sebagai hewan yang malas. Ayam, dilambangkan sebagai hewan serakah karena kebiasaannya berpindah tempat ketika makanannya belum habis. Sementara ikan memiliki dua makna, di satu sisi kulitnya yang bersisik kerap disandingkan dengan ular yang jahat. Namun di sisi lain, ikan juga dilambangkan sebagai rezeki dan keberuntungan. Seluruh hidangan ayam dan ikan harus disajikan secara utuh sebagai simbol keutuhan dan kemakmuran yang berlimpah.
  3. Kue Keranjang, atau yang juga disebut Nian Gao ini sudah menjadi tradisi turun temurun masyarakat Tionghoa. Kata Nian berarti “tahun”, sementara Gao berarti “kue” dan juga terdengar seperti “tinggi”. Inilah mengapa kue keranjang biasanya disajikan dengan cara disusun tinggi atau bertingkat, dan semakin mengecil di bagian atasnya. Ini bermakna peningkatan rezeki atau kemakmuran. Kue keranjang juga kerap disusun dengan kue mangkok berwarna merah di atasnya. ini melambangkan kehidupan yang manis dan semakin menanjak semakin merekah seperti kue mangkok.
  4. Jeruk, merupakan makanan yang sangat disenangi oleh masyarakat Tionghoa, terutama yang berwarna kuning. Buah yang kaya akan vitamin C ini ternyata merupakan lambang kemakmuran dan kekayaan yang selalu bertumbuh. Inilah mengapa jeruk yang disajikan saat perayaan Imlek sebisa mungkin masih memiliki daun di tangkainya. Daun ini menandakan adanya kehidupan dan kesejahteraan.
  5. Telur Rebus dan Teh, selain dapat menambah stamina dan energi, telur yang direbus dengan teh dipercaya sebagai simbol kesuburan. Campuran kecap asin, kayu manis dan lada hitam juga kerap dibubuhkan masyarakat di China ke dalam air rebusan teh tersebut. selain aroma telur akan menjadi harum, rasanya pun akan menjadi sedikit lebih asin karena efek kecap asin yang meresap ke dalam telur.

Itulah 5 makanan yang wajib disajikan saat Imlek dan dipercaya memiliki makna bagi kehidupan masyarakat Tionghoa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *